Relokasi hewan dari Australia ke Indonesia
Australia ke Bali salah satu perpindahan hewan internasional terpendek di kawasan ini, dan keluar dari Australia mudah dengan sertifikat kesehatan ekspor yang disahkan pemerintah. Perhatiannya ada di kedatangan Indonesia: rekomendasi pemasukan lewat agen terdaftar, karantina pemerintah singkat, dan fakta bahwa Bali yang bebas rabies tidak menerima hewan dari luar negeri, jadi hewan masuk lewat Jakarta dulu. Kami mengoordinasikan masuk lewat Jakarta dan leg domestik lanjutan supaya hewan Anda sampai di Bali dengan benar.
Minta penawaran: Australia → IndonesiaKeluar dari Australia
Ekspor Australia butuh health certificate yang di-endorse DAFF, microchip ISO, dan treatment selaras dengan tujuan.
- Izin / otoritas
- Endorsement health certificate ekspor DAFF
- Kontrol perbatasan
- Inspeksi terminal cargo SYD/MEL/BNE/PER
Masuk ke Indonesia
Memasukkan hewan ke Indonesia butuh rekomendasi pemasukan, microchip, titer rabies, dan karantina pemerintah.
- Izin / otoritas
- Rekomendasi pemasukan via agen terdaftar
- Kontrol perbatasan
- Kurang dari 7 hari (fasilitas pemerintah)
Perkiraan lama proses
- Keluar dari Australia: Siapkan 3–6 minggu sebelumnya (lebih cepat dari inbound AU)
- Masuk ke Indonesia: Siapkan 4–8 minggu sebelumnya
- Penerbangan: Penerbangan pendek-menengah sekitar 6–7 jam dari Australia timur ke Jakarta (CGK), diterbangkan sebagai manifested live-animal cargo.
Ceklis dokumen
- Microchip ISO 15 digit (dipasang sebelum vaksinasi rabies)
- Vaksin rabies dan titer bila disyaratkan
- Sertifikat kesehatan ekspor yang disahkan pemerintah Australia
- Rekomendasi pemasukan Indonesia lewat agen terdaftar
- Kandang IATA sesuai ukuran hewan
Regulasi bisa berubah. Kami verifikasi syarat terbaru sebelum tiap perpindahan.
Maskapai yang kami koordinasikan
- Garuda Indonesia Cargo
- Qantas Freight
Tergantung penerimaan live-animal masing-masing maskapai saat pemesanan.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk memindahkan hewan dari Australia ke Indonesia?
- Umumnya sertifikat kesehatan, rekam vaksinasi, microchip, dan izin impor Indonesia. Kami siapkan dan verifikasi seluruh dokumennya untuk Anda.
- Bisakah saya terbangkan hewan langsung ke Bali?
- Tidak. Bali resmi bebas rabies dan tidak menerima anjing serta kucing yang diterbangkan dari luar negeri. Hewan harus masuk lewat Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, lolos karantina pemerintah di daratan utama, baru lanjut ke Bali. Kami mengurus rekomendasi pemasukan, karantina, dan transfer domestik lanjutannya.
- Bisakah hewan saya didampingi di kabin, bukan cargo?
- Ke tujuan ini mayoritas hewan terbang sebagai manifested live-animal cargo, yang kami booking dan tangani menyeluruh. Tapi ras moncong pesek (brachycephalic) seperti French bulldog, pug, dan Persia sering ditolak di cargo, dan sebagian pemilik memang ingin hewannya di sisinya. Di situlah VIP service kami berperan: tim kami sendiri bisa mendampingi hewan Anda di kabin pesawat, termasuk ras moncong pesek, bila rute dan maskapai mengizinkan. Kami konfirmasi persis apa yang diizinkan penerbangan Anda.