Pet Travel AsiaPet Travel Asia
Panduan

Relokasi Hewan Indonesia ke Amerika: Aturan CDC

20 Oktober 2026

Veterinarian examining a white Kintamani dog on a steel exam table at an airport animal care facility, with a microchip scanner and an open travel crate nearby

Pindah dari Jakarta atau Bali ke Amerika Serikat bersama anjing jauh lebih rumit daripada bersama kucing. Sejak 1 Agustus 2024, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika memberlakukan aturan yang lebih ketat untuk anjing yang pernah berada di negara berisiko tinggi rabies anjing, dan Indonesia masuk daftar tersebut. Sebaliknya, kucing hampir tidak membutuhkan dokumen masuk di tingkat federal.

Panduan ini membahas sisi Amerika bagi pemilik yang berangkat dari Indonesia: jalur anjing mana yang berlaku untuk Anda, fungsi setiap dokumen, mengapa bandara kedatangan sangat menentukan, dan bagaimana langkah ekspor di Indonesia menyesuaikan. Jika Anda membawa kucing, bagian yang lebih singkat menjelang akhir artikel adalah yang Anda perlukan.

Mengapa anjing dari Indonesia masuk kategori risiko tinggi

Aturan CDC tidak melihat kewarganegaraan anjing atau pemiliknya, melainkan di mana anjing pernah berada. Setiap anjing yang pernah berada di negara berisiko tinggi dalam 6 bulan sebelum tiba di Amerika wajib mengikuti persyaratan risiko tinggi. Karena Indonesia ada di daftar CDC, anjing yang tinggal di Indonesia otomatis tercakup, meskipun transit di hub seperti Singapura yang tidak masuk daftar. Transit tidak mengulang hitungan 6 bulan.

Dalam kelompok ini, CDC membagi anjing ke dua jalur berdasarkan tempat vaksin rabies diberikan:

  • Anjing bervaksin Amerika: anjing yang meninggalkan Amerika dengan vaksin rabies Amerika yang masih berlaku dan formulir sertifikasi CDC yang sudah disahkan Departemen Pertanian Amerika (USDA) sebelum berangkat. Jalur ini umumnya berlaku bagi keluarga ekspatriat yang pulang membawa anjing yang dulu mereka bawa ke luar negeri.
  • Anjing bervaksin luar negeri: semua anjing lainnya, termasuk anjing yang diadopsi atau dibeli di Indonesia, atau anjing asal Amerika yang vaksinnya diperbarui dokter hewan di Indonesia tanpa dokumen Amerika yang sesuai.

CDC menyatakan anjing tanpa vaksin rabies dari negara berisiko tinggi sama sekali tidak boleh masuk.

Jalur anjing bervaksin luar negeri, langkah demi langkah

Sebagian besar anjing yang pindah dari Indonesia masuk jalur ini. Menurut halaman CDC untuk anjing bervaksin luar negeri dari negara berisiko tinggi, anjing harus memenuhi seluruh syarat berikut:

  • Usia: minimal 6 bulan saat tiba.
  • Microchip: terbaca oleh pemindai universal dan dipasang sebelum vaksin rabies. CDC menganggap vaksin yang diberikan sebelum microchip tidak sah.
  • Vaksin rabies: diberikan saat anjing berusia 12 minggu atau lebih, dengan dosis sah pertama minimal 28 hari sebelum masuk.
  • Tes serologi (titer) rabies: darah diambil minimal 30 hari setelah vaksin sah pertama dan minimal 28 hari sebelum masuk, lalu diuji di laboratorium yang ada di daftar persetujuan CDC. Hasil dari laboratorium lain tidak diterima.
  • Certification of Foreign Rabies Vaccination and Microchip: diisi dokter hewan Anda dan disahkan dokter hewan resmi pemerintah negara asal, paling lama 30 hari sebelum berangkat.
  • Reservasi di fasilitas perawatan hewan terdaftar CDC di bandara kedatangan, mencakup pemeriksaan dan vaksinasi ulang dengan vaksin rabies berlisensi Amerika.
  • Bukti CDC Dog Import Form: gratis, satu formulir per anjing, diisi daring dan terikat pada tanggal serta bandara kedatangan tertentu.

Tanpa titer yang sah, reservasi fasilitas juga harus mencakup karantina 28 hari dengan biaya ditanggung pemilik. CDC menyebut masa karantina ini bisa dipersingkat dalam kondisi tertentu, tetapi jalur titer tetap yang paling sering direncanakan pemilik. Panduan kami tentang tes titer rabies menjelaskan cara kerja tes darah ini dan mengapa tes inilah yang menentukan tempo seluruh proses pindahan.

Bandara kedatangan menentukan rencana penerbangan

Aturan inilah yang paling sering terlewat. Anjing bervaksin luar negeri harus mendarat dengan penerbangan internasional langsung di bandara yang memiliki fasilitas perawatan hewan terdaftar CDC, dan bandara itu harus sama dengan yang tercantum di bukti Dog Import Form. Anjing tidak boleh melanjutkan penerbangan domestik di Amerika sebelum fasilitas selesai melakukan pemeriksaan dan vaksinasi ulang.

Hanya segelintir bandara besar yang memiliki fasilitas ini. Los Angeles (LAX) dan New York (JFK) termasuk di antaranya, tetapi daftarnya bisa berubah, jadi periksa daftar fasilitas terdaftar terbaru di situs CDC sebelum memesan. Dalam praktiknya, jika tujuan akhir Anda Denver atau Austin, anjing biasanya mendarat dulu di salah satu bandara tersebut, menyelesaikan proses di fasilitas, baru melanjutkan perjalanan. Urus reservasi fasilitas sebelum mengunci rute maskapai, karena kapasitas fasilitas terbatas dan konfirmasi reservasinya harus ditunjukkan ke maskapai sebelum anjing naik pesawat.

Untuk maskapai yang menerima hewan dari Indonesia dan pilihan rutenya, baca maskapai yang menerima hewan peliharaan dari Indonesia.

Pulang ke Amerika dengan anjing bervaksin Amerika

Jika anjing Anda dulu berangkat dari Amerika bersama Anda, periksa dokumennya sebelum memperbarui vaksin apa pun di Indonesia. Jalur anjing bervaksin Amerika meminta syarat usia, microchip, dan Dog Import Form seperti di atas, ditambah formulir Certification of U.S.-issued Rabies Vaccination yang diisi dokter hewan terakreditasi USDA dan disahkan USDA sebelum anjing meninggalkan Amerika. Formulir ini bisa dipakai ulang selama vaksinnya masih berlaku. Anjing di jalur ini boleh tiba di bandara, pelabuhan, atau perbatasan darat mana pun yang sesuai dengan Dog Import Form-nya, dan tidak memerlukan reservasi fasilitas.

Masalahnya, begitu vaksin Amerika itu habis masa berlakunya dan booster diberikan di Indonesia, anjing umumnya pindah ke jalur bervaksin luar negeri. Jika Anda berencana kembali ke Amerika, catat tanggal kedaluwarsa vaksin Amerika anjing Anda dan atur kepulangan sebelum tanggal itu lewat.

Menyusun linimasa

Daftar periksa CDC untuk anjing bervaksin luar negeri dihitung mundur dari tanggal terbang. Jika digabung dengan sisi ekspor Indonesia, urutannya kurang lebih seperti ini:

Waktu Sisi Amerika (CDC) Sisi Indonesia
60+ hari sebelum terbang Microchip, lalu vaksin rabies; pesan penerbangan ke bandara kedatangan yang disetujui Pastikan klinik bisa menerbitkan catatan berbahasa Inggris
30+ hari sebelum terbang Ambil darah untuk titer (minimal 28 hari sebelum masuk); reservasi fasilitas perawatan hewan Rencanakan sertifikat kesehatan ekspor dan pemeriksaan karantina bersama Barantin
Dalam 30 hari sebelum terbang Dokter hewan mengisi formulir sertifikasi; dokter hewan resmi pemerintah mengesahkan Sertifikat kesehatan dan dokumen karantina ekspor diterbitkan
Minggu keberangkatan Kirim CDC Dog Import Form Pengecekan kandang dan penerimaan kargo atau bagasi

Titer adalah langkah yang paling sering memundurkan jadwal, karena sampel biasanya harus dikirim ke laboratorium yang disetujui di luar negeri dan hasilnya harus kembali sebelum hitungan 28 hari selesai. Memulai tiga bulan atau lebih sebelumnya memberi ruang bila tes perlu diulang. CDC juga mewajibkan seluruh dokumen berbahasa Inggris atau disertai terjemahan resmi, jadi buku vaksin yang hanya berbahasa Indonesia tidak cukup.

Di sisi Indonesia, anjing tetap memerlukan sertifikat kesehatan dari dokter hewan dan izin ekspor dari Barantin. Panduan ekspor hewan dari Indonesia kami membahas urutannya secara rinci, dan halaman rute Indonesia ke Amerika Serikat merangkum kedua sisi perjalanan. Untuk gambaran yang lebih luas, lihat ringkasan relokasi hewan Indonesia dan aturan impor hewan Amerika Serikat.

Membawa kucing: daftarnya jauh lebih pendek

CDC tidak mewajibkan vaksin rabies maupun sertifikat kesehatan umum untuk kucing yang masuk Amerika. Kucing harus tampak sehat saat tiba dan bisa ditolak masuk jika menunjukkan tanda penyakit yang dapat menular ke manusia. CDC tetap menyarankan vaksin rabies, dan maskapai atau negara bagian tujuan bisa meminta sertifikat kesehatan, sehingga kebanyakan pemilik tetap membawa sertifikat kesehatan dan catatan vaksin berbahasa Inggris.

Pengecualian besarnya adalah Hawaii. Hawaii menjalankan karantina rabies sendiri untuk setiap anjing dan kucing yang datang. Hewan yang memenuhi syarat program 5-Day-or-Less, antara lain dua kali vaksin rabies, hasil tes antibodi FAVN yang lolos, dan masa tunggu 30 hari setelah tes itu, bisa dilepas di bandara setelah pemeriksaan. Hewan yang tidak memenuhi syarat menghadapi karantina hingga 120 hari. Pindah ke Hawaii berarti perencanaan berbulan-bulan lebih awal daripada ke daratan utama Amerika. Halaman kami tentang relokasi kucing ke Amerika Serikat membahas sisi kucing dari Asia Tenggara.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bisakah saya membawa anjing yang saya adopsi di Bali ke Amerika?

Anjing yang diadopsi di Indonesia biasanya mengikuti jalur bervaksin luar negeri: microchip, vaksin yang sah, titer dari laboratorium yang disetujui, sertifikasi yang disahkan, reservasi fasilitas, dan Dog Import Form. Anjing yang diimpor untuk dijual atau dipindahtangankan juga bisa terkena aturan tambahan USDA, jadi jelaskan situasi anjing Anda apa adanya saat merencanakan.

Apakah anjing saya harus dikarantina di Amerika?

Tidak, jika anjing memiliki hasil titer yang lolos dari laboratorium yang disetujui CDC. Tanpa itu, anjing wajib menjalani karantina 28 hari di fasilitas terdaftar CDC di bandara kedatangan, dengan biaya Anda sendiri.

Apakah transit di Singapura bisa menghindari aturan risiko tinggi?

Tidak. Aturan ini melihat semua negara tempat anjing berada dalam 6 bulan terakhir. Anjing yang tinggal di Indonesia tetap tercakup, apa pun titik transitnya.

Berapa biaya pindah dari Indonesia ke Amerika?

Halaman rute kami mencantumkan kisaran indikatif sekitar USD 2.500 hingga 5.500 untuk satu kucing atau anjing kecil, dari pintu ke pintu. Tes titer, biaya fasilitas, ukuran kandang, dan rute penerbangan semuanya memengaruhi angka ini, dan biaya dari otoritas maupun fasilitas bisa berubah. Coba kalkulator biaya untuk perkiraan awal.

Sejak kapan sebaiknya saya mulai menyiapkan?

Untuk anjing, tiga bulan atau lebih adalah patokan yang wajar, lebih lama lagi jika anjing belum punya microchip atau belum menerima vaksin rabies pertama. Untuk kucing yang menuju daratan utama Amerika, beberapa minggu sering kali cukup. Untuk Hawaii, mulailah beberapa bulan lebih awal.

Berkas setiap anjing sedikit berbeda, dan keputusan jalur adalah yang paling sulit diubah belakangan. Jika Anda ingin kami memeriksa jalur CDC mana yang berlaku dan menyusun tanggalnya dari rencana pindahan Anda, ceritakan tentang hewan dan jadwal Anda.

Rute terkait artikel ini